Pria berinisial AHM asal Pandeglang, Jakarta Banten, Liputan6.com, merekam dan menyebarkan video tak senonoh kekasihnya IK (23).

Rekaman itu dikirimkan AHM kepada teman korban melalui aplikasi Instagram. Seorang teman korban mengatakan kepada IK bahwa ia telah mendapatkan video tersebut.

baca juga

Kabid Internet, “Korban menginformasikan kepada temannya bahwa dia telah menerima pesan Instagram yang dikirim oleh seorang saksi ke akun Instagram yang dikenal sebagai pelaku.” Ditreskrimsus Polda Banten, Kompol Wendy Andriyanto, Keterangan Resmi, Senin (27/27.2023/ 02).

Pelaku juga mengirimkan video dan email kepada korban berupa ancaman agar IK tidak memutuskan hubungan dengan pelaku AHM.

Sementara, video itu direkam pada 2021 setelah IK juga diperkosa saat mabuk.

IK yang tidak pernah minum minum sampai dipaksa pingsan oleh AHM.

Wendy menjelaskan, “Pelaku mengaku merekam video tersebut pada tahun 2021. Tersangka menghafalkan video tersebut dan membuatnya agar korban tidak putus, menggunakan video tersebut sebagai senjata hingga korban berkencan.”

Setelah video tersebut diedarkan oleh aparat penegak hukum AHM, korban menjadi murung dan tidak berani keluar rumah.

Sedangkan pelakunya tunduk pada Undang-Undang Transaksi Informasi Elektronik (ITE). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AHM dijebloskan ke Polresta Banten.

“Para pelaku kejahatan terancam hukuman enam tahun penjara berdasarkan pasal 45(1) dan 45b, pasal 27(1) UU ITE, pasal 29 UU ITE,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *